Multimedia Production, Training & Consulting

Wednesday, June 07, 2006

PELATIHAN MULTIMEDIA INTERAKTIF

Rasional
Pembelajaran interaktif berbasis komputer (Computer Based Instruction) adalah kolaborasi antara aplikasi teknologi informasi dengan unsur edukasi. Keduanya tidak dapat bersifat parsial, tetapi menjadi satu menjadi sebuah sinergestik.

Kebutuhan akan CD Interaktif semakin mendesak mengingat kondisi perkembangan Teknologi Informasi (IT) semakin berkembang pesat. Siswa mulai dari pra-sekolah, SD, SMP dan SMU/SMK dituntut untuk mengenal TI sejak dini. Kebutuhan ini tidak hanya sebagai wacana tetapi dilegalisasi melalui terbitnya Kurkulum 2004 yang memasukan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah, lebih khusus lagi SMK TI secara spesifik mempelajari TI sebagai suatu keahlian produktif. Untuk menunjang masuknya TI di sekolah, pemerintah secara bertahap membantu sekolah-sekolah dengan memberikan perangkat hardawre komputer sebagai alat peraktek dan ditunjang dengan diberikannya BOM (bantuan perasional Manajemen) yang salah satunya harus dibelanjakan untuk membeli software komputer untuk menunjang pembelajaran TI dan penguasaan materi pelajaran umum dengan bantuan TI. Dengan demikian jelas bahwa kebutuhan CD Interaktif sebagai alat untuk membantu siswa menguasai TI dan materi pelajaran umum lainnya dengan lebih cepat, menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar, menjadi kebutuhan yang mendesak untuk tercapainya kualitas pembelajaran yang diharapkan.

Atas dasar pentingnya pembelajaran interaktif bagi peningkatan kualitas pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi, maka sudah menjadi kebutuhan yang mendesak untuk adanya peningkatan kemampuan para pelaku pendidikan terutama guru untuk memiliki kemampuan dalam merancang multimedia interaktif untuk mengemas berbagai materi-materi pelajaran. Dengan demikian diperlukan adanya kegiatan Pelatihan Pembuatan Multimedia Interaktif berbasis Komputer .

Tujuan
Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini dalah “Diperolehnya pengetahuan dan keterampilan oleh peserta pelatihan dalam pembuatan multimedia interaktif yang dapat digunakan untuk kepentingan pembelajaran”.

Tujuan Khusus

Secara lebih khsusu tujuan dari kegiatan pelatihan ini, para peserta pelatihan diharapkan :
  1. Memiliki pengetahuan secara keseluruhan proses pembuatan multimedia interaktif sebagai media berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi .
  2. Memiliki pengetahuan dan terampil dalam membuat rancangan produksi MMI berupa flow chart dan storyboard.
  3. Mememiliki pengetahuan dan terampil dalam penguasaan software grafis untuk tamplet multimedia interaktif.
  4. Memiliki pengetahuan dan terampil dalam penguasaan software bahasa program sebagai software utama dalam membuat multimedia interaktif.

Materi Pelatihan

  • Konsep dan Aplikasi dasar Multimedia Interaktif untuk pembelajaran dengan penerapan 4 model dasar (Drill, Tutorial, Simulasi, Games)
  • Teknik Pembuatan Rancangan Multimedia Interaktif meliputi pembuatan Flowchart dan Storyboard
  • Program Komputer Grafis 2 Dimensi (Photoshop Cs)
  • Konsep dan Aplikasi Macromedia Director dalam pembauatan CD Interaktif.

Hub : cheppy@upi.edu
Hp. 08156057496

PELATIHAN MEDIA PRESENTASI BERBASIS KOMPUTER

Rasional
Kebutuhan kemampuan untuk mengembangkan media khususnya presentasi multi media bagi berbagai kalangan seperti dosen, guru, trainer, dan pebisnis, dosen semakin meningkat seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi dan tuntutan profesionalisme dalam proses belajar mengajar. Dengan demikian diperlukannya satu kegiatan yang memfasilitasi untuk mampu merancang, mengembangkan, menggunakan dan mengevaluasi media presentasi multi media yang berbasis komputer.

Merancang media presentasi, diperlukan teknik yang mengkolaborasikan unsur keterbacaan visual, seni, psikologi komunikasi dan kebenaran isi, sehingga media presentasi tidak hanya bagus tetapi komunikatif dan sesuai dengan konteks penyajian.

Kami siap membantu anda untuk memiliki kemampuan konseptual dan aplikatif dalam merancang, membuat dan menyajikan media presentasi dengan format multimedia, sehingga sangat mendukung kesuksesan anda dalam mengajar atau presentasi.

Tujuan
Peserta Pelatihan diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mendesain, mengembangkan, menggunakan dan mengevaluasi media presentasi multi media dengan komputer.

Tujuan Khusus
Peserta pelatihan diharapkan dapat mendesain / merancang naskah untuk mengembangkan media presentasi dengan komputer.
Peserta pelatihan diharapkan memiliki keterampilan dalam membuat desain grafis untuk kebutuhan pembuatan presentasi.
Peserta pelatihan diharapkan dapat membuat animasi sederhana dengan menggunakan software komputer untuk keprntingan pembuatan media presentasi.
Peserta pelatihan diharapkan memiliki keterampilan dalam membuat media presentasi dengan software komputer presentasi.

Materi Pelatihan

Pengembangan rancangan pembuatan media presentasi dengan komputer multi media
Konsep dan aplikasi software grafis Adobe Photoshop.7
Konsep dan aplikasi software animasi Flash MX for Windows.
Konsep dan aplikasi software Power Point for Windows.

Strategi Pelatihan
Materi disajikan dengan teori dan praktek, dengan prosentasi 70 % untuk praktek di komputer dan 30 % teori.

Hub. cheppy@upi.edu
Hp . 08156057496

Tuesday, June 06, 2006

PEMBUATAN CD PEMBELAJARAN INTERAKTIF

A. Rasional
Pembelajaran interaktif berbasis komputer (Computer Based Instruction) adalah kolaborasi antara aplikasi teknologi informasi dengan unsur edukasi. Keduanya tidak dapat bersifat parsial, tetapi menjadi satu menjadi sebuah sinergestik.

Maraknya produk CD interaktif yang berlabel pendidikan dan pembelajaran di pasaran, belum sepenuhnya sesuai dengan kaidah edukasi yang sesungguhnya, Dalam konsep edukasi, metodologi pembelajaran dan penelahaan terhadap aspek psikologi pembelajar menjadi basic utama, tanpa kedua unsur tersebut belum sepenuhnya dikatakan mengandung unsur edukasi. Begitu halnya dengan pembelajaran interaktif, unsur metodologis dan psikologis harus menjadi bagian tak terpisahkan.

Pembelajaran interaktif memiliki banyak kuntungan dalam proses dan hasil pembelajaran :
  • Meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pelajaran, memberikan varisi terhadap pola konvensional.
  • Meningkatkan motivasi dan daya dorong untuk terus belajar sesuai dengan alur program yang ditawarkan, dengan reward yang terprogram dalam komputer.
  • Dapat digunakan untuk pembelajaran secara individual, tidak terbatas pada ruang kelas, dapat digunakan dimana saja.
  • Mengakomodasi keberagaman kemampuan siswa antara lower, middle dan higher.
  • Dengan kemampuan multimedia yang meliputi unsur video, animais, sound, grafis dan teks menjadikan pembelajaran interaktif menjadi lebih hidup, dan tidak membosankan bagi siswa.
  • Sesuai riset yang dilakukan oleh banyak ahli, pembelajaran interaktif secara signifikan mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara kulitas dan kuantitas.

    Kebutuhan akan CD Interaktif semakin mendesak mengingat kondisi perkembangan Teknologi Informasi (IT) semakin berkembang pesat. Siswa mulai dari pra-sekolah, SD, SMP dan SMU/SMK dituntut untuk mengenal TI sejak dini. Kebutuhan ini tidak hanya sebagai wacana tetapi dilegalisasi melalui terbitnya Kurkulum 2004 yang memasukan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah, lebih khusus lagi SMK TI secara spesifik mempelajari TI sebagai suatu keahlian produktif. Untuk menunjang masuknya TI di sekolah, pemerintah secara bertahap membantu sekolah-sekolah dengan memberikan perangkat hardawre komputer sebagai alat peraktek dan ditunjang dengan diberikannya BOM (bantuan perasional Manajemen) yang salah satunya harus dibelanjakan untuk membeli software komputer untuk menunjang pembelajaran TI dan penguasaan materi pelajaran umum dengan bantuan TI. Dengan demikian jelas bahwa kebutuhan CD Interaktif sebagai alat untuk membantu siswa menguasai TI dan materi pelajaran umum lainnya dengan lebih cepat, menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar, menjadi kebutuhan yang mendesak untuk tercapainya kualitas pembelajaran yang diharapkan.

    Kami siap membantu untuk mewujudkan keinginan membuat CD interaktif yang sesuai dengan kaidah-kaidah pendidikan, sehingga kelebihan CD pembelajaran interaktif dapat sepenuhnya terakomodasi. CD Interaktif yang kami buat sesuai dengan kaidah pendidikan dengan memperhatikan percepatan belajar minat siswa, keberagaman siswa, motivasi dan perhatian serta evaluasi penguasaan ateri hasil belajar.

B. Karakteristik CD Interaktif Yang Ditawarkan :
CD Interaktif yang ditawarkan mengandung aspek-aspek sebagai berikut :
# Representation Content : siswa tidak hanya membaca teks tetapi juga melihat animasi tentang sebuah proses menyerupai proses asli, sehingga mempermudah pemahaman dengan biaya yang relatif lebih rendah dibanding langsung pada objek nyata.
# Visualization With Video and 2D, 3D Animation : Materi dikemas secara multi media terdapat didalamnya teks, animasi, sound dan video sesuai tuntutan materi. Teknologi 2D dan 3D dengan kombinasi teks akan mendominasi kemasan materi.
# Full Color & High Resolution Graphic: Tampilan berupa template dibuat dengan Teknologi Rekayasa Digital dengan resolusi tinggi tetapi support untuk setiap spech sistem komputer. Tampilan yang menarik dengan memperbanyak image dan objek sesuai tuntutan materi, akan meningkatkan ketertarikan siswa terhadap materi pengajaran
# Instructional Type : Kami juga menawarkan variasi type pembelajaran sesuai dengan kajian teori dalam “Computer Based Instruction” atau CBI, yakni 4 type pembelajaran : (1) Instructional Tutorial, (2) Instructional Simulation, (3) Instructional Games, (4). Drills. Penggunaan type ini dapat dirancang secara terpisah atau kolaboratif diantara ketiganya, disesuaikan dengan tuntutan materi dan permintaan pembuatan.
# Instructional Response & Reinsforcement : CD Interaktif memberikanrespon terhadap stimulus yang diberikan oleh siswa pada saat mengoperasikan program. Komputer telah diperogram dengan menyediakan data based terhadap kemungkinan jawaban yang diberikan oleh siswa. Selain itu setiap respon dimungkinkan untuk diberikan penguatan (reinforcemen) secara otomatis yang telah terprogram, penguatan terhadap jawaban benar dan salah dari siswa.
# Self Evaluation : Program akan menyediakan fasilitas dimana siswa dapat mengulangi mempelajari materi jika score belum maksimal. Khusus untuk type pembelajaran Drills, program dirancang dengan lebih banyak menyuguhkan soal latihan untuk mengasah kemampuan siswa.
# Individualized and Classycal Used : CD Interaktif dapat digunakan oleh siswa secara individual, tidak hanya dalam setting sekolah, tetapi juga di rumah. Materi dapat diulang-ulang sesuai kehendak siswa. Dapat pula digunakan secara klasikal dengan jumlah siswa mks.50 Orang di ruang komputer, atau kelas biasa, dapat dipandu oleh guru atau cukup mendengarkan uraian narasi dari narator yang telah tersedia pada CD

C. Ketentuan Kerjasama
Satu program CD Interaktif dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Materi sesuai dengan permintaan pemesan (lembaga/perorangan), disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan. Konsultasi pembuatan tidak dibatasi sampai menghasilkan produk yang maksimal.
  2. CD dapat dilengkapi dengan atau tanpa Video
  3. Waktu pembuatan disesuaikan dengan waktu yang ditentukan oleh pemesan, dengan waktu yang rasional, kami siap menyelesaikan tepat waktu.
  4. Produk akhir yang diberikan kepada pemesan yaitu : 1 CD Master dan 100 CD Duplikat.
  5. CD Sudah termasuk chasing dan label full color, pemesanan penggandaan di atas 1000 cover menggunakan kualitas offset.
  6. Dilengkapi dengan Manual Book yang secara lengkap menggambakan keseluruhan isi CD, dan cara mengoperasikan program
  7. Banyaknya materi untuk satu CD sesuai dengan permintaan pemesan atau kolaboratif dengan kami untuk menentukan materi.
  8. Penggandaan CD di atas 1000 buah dikenakan biaya Rp.10.000/ keping

D. Materi Yang Ditawarkan

Materi Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SD, SMP, SMU, diantaranya :

  • Pengenalan dan Aplikasi TIK
  • Pengenalan dan Aplikasi Internet (browsing, chatting, login, email, newsgroup, mailgroup, dll)
  • Tutorial Konsep & Aplikasi Pengolahan Kata (Microsoft Word 2000, XP)
  • Tutorial Konsep & Aplikasi Pengolahan Angka (Microsoft Wxcel2000, XP)
  • Tutorial Konsep & Aplikasi Pengolahan DataBased (Microsoft Access2000, XP)
  • Tutorial Konsep & Aplikasi Pengolahan Multimedia Presentasi (Microsoft Power Point2000, XP)
  • Tutorial Konsep & Aplikasi Pembuatan Desain Web (Microsoft Front Page, Dremwefer)

Pemelajaran Multimedia untuk SMK TI Produktif :

  • Pengenalan dan aplikasi Multimedia
  • Tutorial Pengolahan grafis dan rekayasa digital (Adobe Photoshop)
  • Tutorial Pengolahan Vector (CorelDraw)
  • Tutorial Pengolahan Video (Adobe Premier dan Ulead Media Studio Pro)
  • Tutorial Pengolahan Animasi (Adobe Affter Effect)
  • Tutorial Pengolahan Animasi 3D (3Dmax, Maya)
  • Tutorial Konsep & Aplikasi Pembuatan Desain Web (Microsoft FrontPage, Dremwefer)
  • Tutorial Konsep & Aplikasi Jaringan Komputer (LAN, WAN, Internet, dll)
  • Materi Pembelajaran Sain Fisika untuk SMP, SMU
  • Materi Pembelajaran Sain Kimia untuk SMU
  • Materi Pembelajaran Matematika (Perspektif, Bangun Ruang, dll)
  • Materi Pembelajaran Sain Biologi
  • Materi Pembelajaran IPS
  • Profil Lembaga (Pemerintah, swasta, yayasan, LSM)
  • Profil Kegiatan (iven)
  • CD Tutorial Manual Book untuk produk baru
  • Materi Otomotif
  • Materi Perumahan, Interior
  • Materi Perikanan, dl

Fortofolio Produk

Sebagai bahan pertimbangan, berikut ini produk yang telah kami buat :

  • CD Pembelajaran Komputer Tutorial Microsoft Word , Pemesan : Universitas terbuka Pusat, Depdiknas Jakarta.
  • CD Pembelajaran Komputer Tutorial Microsoft Excel,Pemesan : Universitas terbuka Pusat, Depdiknas Jakarta.
  • CD Pembelajaran Komputer Tutorial Microsoft Access ,Pemesan : Universitas terbuka Pusat, Depdiknas Jakarta.
  • CD Pembelajaran Komputer Tutorial Microsoft Power Point, Pemesan : Universitas terbuka Pusat, Depdiknas Jakarta.
  • CD Pembelajaran Komputer Tutorial Adobe Photoshop, Pemesan : UPT P3MP UPI.
  • CD Pembelajaran Komputer Tutorial Pengolahan Video dengan Ulead Video Editor, Pemesan : UPT P3MP UPI.
  • CD Pembelajaran Komputer Tutorial Pengolahan Audio Ulead Audio Editor, Pemesan : UPT P3MP UPI.
  • CD Pembelajaran Fisika untuk SD + Latihan, Pemesan : PPPG-IPA Bandung
  • CD Pembelajaran Kimia untuk SMU, judul “Minyak Tanah”, Pemesan : PPPG-IPA Bandung
  • CD Pembelajaran Biologi SMU + Latihan, judul “ Otak Manusia”, Pemesan : PPPG-IPA Bandung
  • CD Pembelajaran Metode Mengajar, judul “ Metode Cooperative Learning, model STAD”
    Pemesan : PGSD-UPI Bandung
  • CD Pembelajaran “ Mengenal Kebun Binatang Bandung”, Pemesan : Politeknik Negeri Bandung.
  • CD Pembelajaran Sejarah + Latihan, judul “ Kerajaan Singosari” , Pemesan : UPI-Untuk Pameran PIMNAS IKIP Jakarta 1999.
  • CD interaktif Topeng Cirebon
  • CD interaktif Keterampilan Dasar Mengajar

Jika membutuhkan untuk dibuatkan CD Pembelajaran. hubungi segera : cheppy@upi.edu (hp.08156057496)


PENGEMBANGAN PROGRAM VIDEO PEMBELAJARAN

RASIONAL
Teknologi informasi yang dewasa ini sedang digandrungi oleh masyarakat, telah mengalami tiga kali masa revolusi. Revolusi pertama adanya revolusi bidang Computasi atau berkaitan dengan penggunaan komputer untuk kegiatan yang sifatnya matematis. Revolusi yang kedua adanya networking atau masyarakat lebih mengenalnya dengan internet, sedangkan revolusi yang ke tiga disebut dengan perkembangan Multimedia.
Teknologi multimedia saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena fungsinya yang cukup beragam untuk berbagai kepentingan, seperti kepentingan bisnis, ekonomi, sosial termasuk juga pendidikan. Kekuatan multi media karena mampu menyajikan pesan secara lengkap meliputi unsur-unsur animasi, teks, gambar, video dan suara yang dapat digabungkan secara lengkap dan harmonis. Dengan kekuatan inilah pesan dalam suatu multimedia dapat mudah dicerna oleh user dan audience. Sehingga dengan kekuatan yang dimiliki mulimedia prospek dannurgensinya akan terus dibutuhkan dalam masyarakat.
Perkembangan teknologi multimedia di Indonesia, khususnya dalam dunia pendidikan, tidak begitu berjalan lancar. Terdapat hambatan yang cukup urgen yang dirasakan oleh masyarakat untuk memanfaatkan multimedia dala pendidikan dalam berbagai jenjang. Permasalahan yang tersebut terutama terkait dengan kesiapan sumber daya manusia yang berperan sebagai perancang, penembang, pengguna, dan sekaligus evaluator dalam dunia multi media untuk pendidikan. Sebagian besar pengelola lembaga pendidikan seperti juga di perguruan tinggi merasa awam terhadap penggunaan terutama pengembangan multimedia yang dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran.
Salah satu jenis yang termasuk dalam teknologi multimedia adalah teknologi video terutama pada fase pasca produksi yang lebih bersentuhan secara langsung dengan teknologi multimedia. Dalam pasca produksi ini termasuk didalamnya proses produksi video dan pembuatan animasi. Media video sebagai slah satu produk multimedia dewasa ini begitu populer, karena mamu merepresentasikan informasi secara lebih menarik kepada audience. Bertitik tolak dar pentingnya multimedia dalam dunia pendidikan sementara lemahnya sumberdaya untuk mengelola dan mn-creat media dalam pembelajaran, solusi yang efektif yang dapat dilakukan adalah mengembangkan video sebagai bagian dari media pembelajaran untuk berbagai kepentingan pembelajaran dalam upaya meningkatkan qualitas pembelajaran di BP PLS Jawa Barat.

PROSEDUR PENGEMBANGAN

Prosedur pengembangan media video dapat dilakukan dengan langkah-langkah yaitu (1) Analisis kebutuhan, (2) Identifikasi Fasilitas yang dibutuhkan, (3) Identifikasi Sumber Daya, (3) Lokakarya Penulisan Skript / Naskah, (4) Pelatihan Produksi Video (5) Kegiatan produksi.

FASILITAS
Studio Indor dan Outdor
Studio Ediitng : berfungsi untuk mengolah video hasil shooting menjadi produk jadi, dengan kemasan animasi dan visual efect dan grafis. Berfungsi juga untuk finalisasi video dan duplicating.
Multimedia video editing : Komputer Double Processor , Hardisk 1 tera, RAM 500, Video Capture Apid Express, Matrox RTX 1000, DVD Writer. Speaker Aktif, dll.
Kamera Video Broadcast high quality : SONY / Canon XL-1, Panasonic 3CCD.
Audio Video Mixer, dan Berbagai type Microphone.
SUMBER DAYA
Sumber daya yang dibutuhkan untuk pengembangan produksi video diantaranya :
Manajer Produksi : mengelola keseluruhan proses produksi, bersama staf marketing mendiseminasikan program, mengatur budgeting, mengatur job descripstion crew.
Scriptwriter : Bertugas untuk menghasilkan skript pembelajaran yang layak, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran PLS.
Sutradara : Bertanggung jawab secara operasional untuk menghasilkan produksi video pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan skenario, mengatur dan mengarahkan seluruh crew.
Kameraman : bertanggung jawab untuk menghasilkan gambar yang terbaik sesuai tuntutan skenario produksi.
Editor : Bertanggung jawan untuk menyunting gambar yang telah diambil di lapangan, bersama dengan sutradara menghasilkan produk akhir.
Crew yang lainnya : soudman, wardobe, lightingman, properties, pencatat adegan dll.

OUTPUT
Dihasilkannya produk video pembelajaran yang telah melalui proses validasi content specialist dan media specialist yang siap untuk digunakan di masyarakat dalam pembelajaran Luar sekolah. Karakteristik video yang dihasilkan yaitu : kejelasan pesan, menarik minat siswa, memiliki unsur hiburan (tidak menjenuhkan), sarat dengan muatan ilmu dan pengetahuan.

DESAIN PROFIL DALAM BENTUK MULIMEDIA INTERAKIF

A. Rasional
Media informasi audio visual dewasa ini menjadi trend sebagai media yang praktis memiliki fungsi informatif, edukatif sekaligus hiburan. Dalam fungsinya sebagai media informatif media video (audio visual) dipandang efektif untuk menyajikan informasi secara lengkap tentang berbagai hal, baik informasi historis, aktual, dan informasi futuristik dengan visualisasi movie atau still picture yang dapat dipadukan secara harmonis dan atraktif, sehingga tidak hanya menyuguhkan informasi tetapi juga tampilan yang menarik dan tidak membosankan.

Sesuai dengan revolusi ketiga sekarang ini yaitu lahirnya multimedia, banyak dimanfaatkan oleh berbagai kalangan baik pendidikan, komunikais dan bisnis sebagai sarana media komunikasi informasi. Terutama multimedia berbentuk interaktif, menyuguhkan kelebihan bagi penggunannya untuk mengakses informasi sesuai dengan minat dan kebutuhan terhadap suatu jenis produk, layanan, informasi lembaga dan informasi yang lainnya dengan menarik dan menyenangkan.

Kami dapat membantu untuk mewujudkan keinginan Anda untuk memiliki Multimedia interaktif tentang profil pribadi, lembaga atau perusahaan termasuk profil wilayah (kota, kabupaten)

B. Tujuan Program Program
Dihasilkannya satu model program multimedia interaktif yang dapat dioperasikan melalui CD atau DVD atau Flasdisc yang berbasis standalone atau html yang berisi informasi sesuai keinginan Anda. Program yang dibuat dipastikan terjamin keamanannya (terproteksi) tidak dapat dicopy secara ilegal tanpa seizin pemilik.
C. Isi Materi
Isi materi plexibel sesuai dengan keinginan Anda tidak dibatasi. Sebagai rambu-rabu, untuk membuat profil lembaga informasi yang dapat diisikan dalam program meliputi :
1. Sejarah berdirinya Lembaga sampai sekarang
2. Periode kepemimpinan sejak didirikan sampai sekarang
3. Kelembagaan/Institusi
4. Visi dan misi lembaga
5. Tujuan dan fungsi
6. Struktur Organisasi lembaga
7. Kegiatan akademis dan kemahasiswaan (bila lembaga pendidikan)
8. Kondisi SDM dan upaya pengembangan sumber daya yang dimiliki oleh lembaga
9. Keadaan mahasiswa dan alumni (jika lembaga pendidikan)
10. Sarana dan fasilitas yang dimiliki
11. Sistem pengelolaan/manajemen yang diterapkan
12. Prestasi-prestasi yang diraih
13. Kerjasama yang pernah dan sedang terjalin dengan pihak lain baik lingkup nasional maupun internasional
14. Peristiwa-peristiwa penting/khusus yang pernah terjadi dalam bentuk dokumentasi foto atau video.

D. Kegiatan Produksi
Pembuatan Skript/Naskah
Identisifikasi Sarana dan peralatan yang dibutuhkan
Pengumpulan Data (data cooleting)
Pengambilan Gambar (shooting)
Rekaman audio
Editiing dan programing
Vinalisasi
Penggandaan

E. Waktu Produksi
Waktu yang dibutuhkan untuk membuat multimedia interaktif maksimal 1 bulan (tergantung pengumpulan data)

DESAIN GRAFIS

Printed matterial merupakan sarana komunikasi yang efektif saat ini, meski media elektronik terus berkembang pesat. Kekuatan prpduk printed material terletak pada desain visual dan lauout yang menarik, indah dan bernuansa futuristik. Jenis produk printed material adalah, buku, majalah, liflet, buklet, poster, dan lain-lain.
Kami memberikan solusi bagi anda yang membutuhkan desain grafis untuk printed matterial yang anda inginkan.
1. Desain Cover Buku
2. Desain Liflet
3. Desain Poster Pendidikan dan Bisnis
4. Desain Kaper Majalah / Koran
5. Desain Logo Perusahaan / Bisnis / Lembaga Pendidikan / yayasan
6. Pembuatan Modul Pelatihan
dll
(hp.08156057496)

Sunday, June 04, 2006

PEMBUATAN WEBSITE

Rasional
Tak bisa dipungkiri, dalam jangka waktu yang relatif singkat, teknologi informasi (TI) khususnya teknologi Internet dan Web berkembang dengan sangat pesat. Pengguna Internet dan web di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Berdasarkan data perkiraan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) sampai dengan akhir tahun 2005 pengguna internet indonesia mencapai 16 juta pengguna, naik hampir 50 % dibandingkan dengan data pengguna internet tahun 2004 yang mencapai 11 juta pengguna. Hal ini dikarenakan secara nyata teknologi informasi mampu mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Industri, biro perjalanan, rumah sakit, perbankan, pendidikan dan pemerintahan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, pengguna di mungkinkan untuk saling berkomunikasi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.
Penggunaan web saat ini menjadi kebutuhan masyarakat di era teknologi informasi, hampir semua elemen membutuhkan sarana komunikasi, publikasi dan bisnis di dunia maya, untuk itu kami coba tawarkan solusi bagi Anda yang membutuhkan web untuk berbagai kebutuhan : bisnis, informasi, profil lembaga, profil pribadi, sosial dan pendidikan
Fasilitas yang ditawarkan
1. Kapasitas file 25 MB
2. Memiliki nama domain sendiri ( www.nama sendiri.com)
3. Full teks dan Full Graphix
4. Desain Web sesuai dengan permintaan
5. Posting bebas (bisa kapan saja)
Harga yang ditawarkan
Rp. 3.000.000,-

Friday, June 02, 2006

Penawaran Program Pengembangan Multimedia Interaktif

A. Rasional
Berkembangnya ilmu dan teknologi, membawa perubahan pula pada learning matterial atau bahan belajar. Sebelum berkembangnya teknologi komputer bahan belajar yang pokok digunakan dalam dunia pendidikan adalah semua yang bersifat Printed Matterial, seperti halnya buku, modul, makalah, majalah, koran, tabloid, jurnal, hand out liflet, buklet dan sebagainya yang semuanya menggunakan bahan tercetak. Adanya perubahan dalam bidang teknologi khususnya teknologi informasi, membawa paradigma baru pada larning matterial dan Learning Method. Produk TI dewasa ini telah memberikan alternatif berupa bahan belajar yang dapat digunakan dan diakses oleh peserta didik yang tidak dalam bentuk kertas namun berbentuk CD, DVD, Flashdisk, dll. Inti dari bahan tersebut adalah berupa program/software yang dapat dimanfaatkan apakah sekedar mengambil data, membaca, download bahkan sampai berinteraksi antara program dengan siswa dan guru dengan memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama. Dalam terminologi teknologi pembelajaran konsep tersebut dikenal dengan istilah pembelajaran berbasis komputer atau CBI (Computer Based Instruction). Dalam hal ini komputer tidak hanya dimaknai sebagai ilmu yang harus dipelajari siswa (computer as science) namun komputer sebagai alat yang membantu untuk mempebelajari berbagai materi pelajaran (computer as tools). Dalam sistem yang lebih kompleks TI mengintegrasikan program komputer berbasis internet, sehingga lahirlah e-book, e-learning, e-journal, e-dictionary, e-lab dan seabagainya.
Lahirnya teknologi multimedia adalah hasil dari perpaduan kemajuan teknologi elektronik, teknik komputer dan perangkat lunak. Kemampuan penyimpanan dan pengolahan gambar digital dalam belasan juta warna dengan resolusi tinggi serta reproduksi suara maupun video dalam bentuk digital, Multimedia merupakan konsep dan teknologi dari unsur - unsur gambar, suara, animasi serta video disatukan didalam komputer untuk disimpan, diproses dan disajikan guna membentuk interaktif yang sangat inovatif antara komputer dengan user, Bila dibandingkan dengan informasi dalam bentuk teks (huruf dan angka) yang umumnya terdapat pada komputer saat ini, tentu informasi dalam bentuk multimedia yang dapat diterima dengan kedua indra penglihatan manusia dalam bentuk yang sesuai dengan aslinya atau dalam dunia yang sesungguhnya (reality

B. Hasil-Hasil Penelitian Tentang Multimedia
Berikut ini dipaparkan hasil-hasil penelitian berkaitan dengan pemanfaatan multimedia. Pengaruh multimedia dalam pembelajaran menurutYG Harto Pramono antara lain : (a) Multi bentuk representasi, (b) Animasi, (c) Multi Saluran Sensorik, (E) Pembelajaran Non-Linearitas, (F) Interaktivitas.

Multi Bentuk Representasi
Multi Bentuk Representasi Adalah Perpaduan Antara Teks, Gambar Nyata, Atau Grafik. Berdasarkan Hasil Penelitian Tentang Pemanfaatan Multi Bentuk Representasi, Informasi/Materi Pengajaran Melalui Teks Dapat diingat dengan baik jika disertai dengan gambar. Hal ini dijelaskan dengan dual coding theory (Paivio, 1986). Menurut teori ini, sistem kognitif manusia terdiri dua sub sistem : sistem verbal dan sistem gambar (visual). Kata dan kalimat biasanya hanya diproses dalam sistem verbal (kecuali untuk materi yang bersifat kongkrit), sedangkan gambar diproses melalui sistem gambar maupun sistem verbal. Jadi dengan adanya gambar dalam teks dapat meningkatkan memori oleh karena adanya dual coding dalam memori (bandingkan dengan single coding). Seseorang yang membaca/memahami teks yang disertai gambar, aktifitas yang dilakukannya yaitu : memilih informasi yang relevan dari teks, membentuk representasi proporsi berdasarkan teks tersebut, dan kemudian mengorganisasi informasi verbal yang diperoleh ke dalam mental model verbal. Demikian juga ia memilih informasi yang relevan dari gambar, lalu membentuk image, dan mengorganisasi informasi visual yang dipilih ke dalam mental mode visual. Tahap terakhir adalah menghubungkan 'model' yang dibentuk dari teks dengan model yang dibentuk dari gambar .Model ini kemudian dapat menjelaskan mengapa gambar dalam teks dapat menunjang memori dan pemahaman peserta didik.
Animasi
Menurut Reiber (1994) bagian penting lain pada multimedia adalah animasi. Animasi dapat digunakan untuk menarik perhatian peserta diklat jika digunakan secara tepat, tetapi sebaliknya anirnasi juga dapat mengalihkan perhatian dari substansi materi yang disampaikan ke hiasan animatif yang justru tidak penting. Animasi dapat membantu proses pelajaran jika peserta diklat banya akan dapat melakukan proses kognitif jika dibantu dengan animasi, sedangkan tanpa animasi proses kognitif tidak dapat dilakukan. Berdasarkan penelitian, peserta diklat yang merniliki latar belakang pendidikan dan pengetahuan rendah cenderung memerlukan bantuan, salah satunya animasi, untuk menangkap konsep materi yang disampaikan. Jadi seorang fasilitator/widyaiswara hendaknya segera mengetahui prior knowledge peserta sebelurn memutuskan akan menggunakan animasi atau tidak pada tampilan paparannya.

Multi Saluran Sensorik
Dengan penggunaan multimedia, peserta diklat sangat dimungkinkan mendapatkan berbagai variasi pemaparan materi. Atau sebaliknya widyaiswara/fasilitator dapat rnnggunakan berbagai saluran sensorik yang tersedia pada media tersebut. Dengan penggunaan multi saluran sensorik, dimungkinkan penggunaan bentuk-bentuk auditif dan visual. Menumt basil penelitian, pemeroleban pengetahuan melalui teks yang menggunakan gambar disertai animasi, basil belajar peserta akan lebib baik jika teks disajikan dalam bentuk auditif daripada visual. Hal ini terjadi karena pengaruh perhatian bercabang (split attention). Dalam pembelajaran melalui gambar dan teks auditif, peserta terpaksa membagi perhatiannya antara dua sumber informasi. Tetapi dengan pembelajaran melalui gambar dan teks auditif, kapasitas secara penuh tersedia untuk gambar, sedangkan kapasitas auditif secara penuh tersedia untuk teks.

Pembelajaran Non Linear
Pembelajaran non linear dirnaksudkan sebagai proses pembelajaran yang tidak hanya mengandalkan materi-materi dari fasilitator/widyaiswara, tetapi peserta diklat hendaknya menambah pengetahoan dan ketrampilan dari berbagai somber ekstemal seperti nara sumber di lapangan, studi literatur dari beberapa perpustakaan, situs internet, dan sumber-sumber lain yang relevan dan menunjang peningkatan diri. Berdasarkan suatu penelitian dikatakan bahwa tingkat pemahaman dengan sistem pembelajaran non linear merniliki hasil yang lebih baik dibanding peserta diktat mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan hanya dari fasilitator. Jadi tugas fasilitator/widyaiswara untuk dapat merangsang dan menciptakan suatu kondisi semangat menambah ilmu para peserta diklat dari berbagai sumber lain. Hal ini biasanya terjadi pada peserta diktat yang lebih "advance" yaitu peserta yang merniliki prior knowledge lebih tinggi karena kesadaran akan pentingnya peningkatan kualitas dan pengembangan diri, tidak atau sedikit terjadi pada peserta diktat tingkat pemula / dasar.

Interaktivitas
nteraktivitas disini diterjernahkan sebagai tingkat interaksi dengan media pembelajaran yang digunakan, yakni multimedia. Karena kelebihan yang dirniliki multimedia, memungkinkan bagi siapapun (fasilitator/WI dan peserta diklat) untuk eksplore dengan memanfaatkan detail-detail di dalam multimedia dalam menunjang kegiatan pembelajaran. Permasalahannya tinggal bagaimana aktivitas behavioristik terhadap multimedia memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak (WI & peserta). Kata kunci pada interaktivitas adalah widyaiswara/fasilitator harus mempunyai cukup pengetahuan akan prior knowledge peserta diktat dan marnpu memberikan motivasi kepada peserta untuk meningkatkan interaksinya dengan multimedia secara holistik (keseluruhan). Hal ini tepat dilakukan pada diktat-diktat kepada para fasilitator (teach of teacher/ToT) dimana nantinya para peserta tersebut akan mengajar/memfasilitasi proses pembelajaran di tempat/kesempatan lain.

C. Prosedur Pengembangan
Pengembangan multimedia presentasi di Pusbiktek ditempuh dengan serangkaian kegiatan, sebagai berikut :

1. Lokakarya Penulisan Skript
Kegiatan ini bersifat Training of Trainner (TOT) bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis kepada para dosen dalam mengembangkan skrip/naskah multimedia presentasi. Produk dari lokakarya ini adalah dihasilkannya materi-materi kuliah yang cocok untuk dikembangkan dalam multimedia presentasi dan kemudian dituangkan dalam bentuk skrip atau naskah yang siap di produksi.
Materi-materi dalam lokakarya ini :

  1. Konsep dan aplikasi dasar Multimedia Presentasi (Computer Based Instruction)
  2. Model-Model Multimedia Presentasi (Computer Based Instruction) untuk pendidikan dan pelatihan
  3. Flowchart model Model Multimedia Presentasi (Computer Based Instruction) untuk pendidikan dan pelatihan
  4. Teknik penulisan naskah / skrip Multimedia Presentasi (Computer Based Instruction) untuk pendidikan dan pelatiha

2. Produksi
Kegiatan ini dilaksanakan setelah kegiatan lokakarya dilaksanakan yang telah menghasilkan skript. Kegiatan produksi pada dasarnya mewujudkan naskah menjadi produk jadi yang outpunya berupa model pembelajaran berbentuk multimedia presentasi berbasis komputer. Pokok-pokok kegiatan yang berlangsung dalam produksi :

  • Data colecting : pengumpulan data yang dibutuhkan untuk menlengkapi setiap judul program yang dikumpulkan dari para dosen, lab, perpustakaan atau dari sumber lain.
  • Shooting : kegiatan pengambilan gambar video menggunakan kamera video untuk materi-materi / program yang membutuhkan video.
  • Animasi & Disain Grafis : Pembuatan animasi dan desain grafis untuk program yang mebutuhkan kelengkapan animasi dan desain grafis.
  • Audio Recording. Kegiatan rekaman suara (voice over) dan pembuatan sound effect yang membuhkan untuk melengkapi program.
  • Programming : kegiatan menggabungkan unsur-unsur video, animasi, grafis dan suara menjadi satu program yang utuh, siap untuk digunakan.
  • Finishing dan Mastering : Setelah program selesai dibuat, selanjutnya tahap akhir penyelesaian produksi yaitu, membuat master program, membuat label (labeling) dan memperbanyak sesuai kebutuhan ( duplicating).

3. Validasi Hasil Produksi
Untuk menghasilkan satu produk multimedia presentasi yang baik, diperlukan validasi program untuk mengukur efektivitas dan efisiensi serta keterbnacaan program. Produk yang telah dihasilkan kemudian dicobakan (tryout) pada satu kegiatan pembelajaran diklat, kemudian dibuatkan sebuah instrumen untuk mengukur efektivitas dan keterbacaan media tersebut kepada grup mahasiswa yang telah ditentukan sebagai sampel. Kegiatan dalam validasi, meliputi :
a. Workshop group discussion dengan para pakar terkait
b. Ujicoba terbatas pada dosen Pusbiktek dan para mahasiswa sebagai user guru.

4. Finalisasi Sofware Modul Multi Media Interaktif
Kegiatan yang akan dilakukan meliputi:
a. Memperbaiki sofware multi media presentatasi yang telah dibuat
b. Penggandaan dan penyuntingan kaper
c. Presentasi hasil

D. Penawaran Cost
Need Assesment(Rp 700000 )
Lokakarya penulisan storybar dan alat evaluasi (Rp 1500000 )
Produksi Prototipe Sofware MMI (Rp 7000000 )
Validasi Sofware modul petunjuk penggunaan (Rp 700000 )
Finalisasi Sofware modul MMI ( Rp 2100000 )
Content Pecialist (1000000 )
Bahan (Resources) (Rp. 1000000)

Total Penawaran Rp. 15.000.000 (untuk satu judul)


Penawaran Program Media Publikasi


Pendahuluan
Pesta demokrasi di Indonesia, mulai akan digelar kembali. Kali ini bukan pemilihan presiden atau wakil presiden juga bukan wakil rakyat, namun kali ini demokrasi di gelar untuk memilih pimpinan daerah. Tentu saja pemilihan kali ini memiliki nilai historis bagi perjalanan demokrasi Indonesia, sebab baru kali ini pemilihan pimpinan daerah akan berlangsung secara langsung, dalam arti seorang pimpinan daerah dipilih oleh rakyat berdasarkan aspirasi dan keinginan mayoritas rakyat. Kondisi ini sebagai realisasi dari kebijakan pemerintah tentang otonomi daerah.

Tentu saja, seorang pimpinan kepala daerah yang terpilih haruslah ia yang populis di mata masyarakat, sebab yang dipertaruhkan untuk terpilihnya sebagai pimpinan pada saat ini bukan karena unsur kedekatannya dengan pemimpin pusat, atau karena karir politiknya di sebuah partai politik, melainkan kedekatannya dengan masyarakat. Pelibatan masyarakat dalam pemilihan kepala daerah ini tentu saja berimplikasi terhadap mekanisme pemilihan dan sudut pandang strategi yang harus diperhatikan oleh seorang kepala daereah untuk memenangkan perhelatan.

Pada proses pemilihan ini, cukup sederhana apa yang diinginkan oleh masyarakat, yakni bagaimana masyarakat mengetahui lebih jauh tentang calon yang kelak akan menjadi pemimpinnya. Ada sebuah peribahasa yang mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”. Kalau masyarakat tidak mengenali calon pemimpinnya bagaimana masyarakat akan sayang dan memilih?. Dalam hal ini masyarakat ingin mengetahui bagaimana visi, misi, strategi yang dimiliki oleh seorang calon kepala daerah. Tremasuk strategi pembangunan yang disiapkan untuk membangun daerah lebih jauh dan mengatasi permasalahan-permasalahan yang di alami masyarakat dewasa ini.

Dalam proses sosialsisasi dan komunikasi program inilah seorang calon pimpinan kepala daerah dalam proses demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) membutuhkan media informasi komunikasi dan sosialisasi. Media ini perlu dirancang dan didesain sehingga mampu secara efektif merepresentasikan program dari seorang kepala daerah, dengan demikian media ini secara persuasif mampu menggugah masyarakat untuk berpartisipasi memilih calon yang dikehendaki. Media yang mampu mengakomodasi untuk tujuan sosialisasi ini adalah film/video profil calon kepala daerah, program presentasi melalui komputer dan liflet. Semuanya berisi program seorang calon kepala daerah.
Tujuan dan Manfaat

  1. Memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui media film/video dan liflet tentang visi, misi dan strategi pembangunan yang dicanangkan oleh calon kepala daerah.
  2. Melalui tayangan film/video dan liflet mampu menggugah masyarakat dan memberikan penyadaran untuk memilih calon kepala daerah yang sesuai dengan hati nurani masyarakat.
  3. Sebagai sarana informasi dalam kegiatan kampaye, presentasi di setiap daerah, di setiap kesempatan kampanye, sosialisasi di hadapan dewan dan tokoh-tokoh penting lainnya.
  4. Melalui kekuatan audiodan visual melalui film, serta informasi padat singkat dan komprehensif melalui liflet, mampu memberikan informais yang lebih persuasif, dan akurat bagi masyarakat.

Jenis Media
Jenis media yang efektif sebagai sarana komunikasi dalam rangka sosialisasi program calon kepala daerah ini adalah :

Video/Film Company Profile Calon kepala daerah. Program ini berdurasi 20-35 menit berisi secara detasil mulai dari : kurikulum vitae calon kepala daerah, visi dan misi, strategi pembangunan, strategi untuk mengatasi masalah sosial, budaya yang di alami masyarakat dan informasi-informasi lain yang sekiranya perlu untuk ditampilkan.

Ketentuan :
Dibuat dengan animasi video yang manarik, resolusi yang tepat, visualisasi yang representasi, berdurasi 20-35 menit, dilengkapi dengan logo extra buper dengan teknologi 3dimensi, klip-klip lokal yang digemari oleh masyarakat.Jumlah CD yang akan diberikan 1000 kepng.

Media Presentasi Berbasis Komputer
. Media ini berbentuk program (software) presentasi yang berisi : kurikulum vitae calon kepala daerah, visi dan misi, strategi pembangunan, strategi untuk mengatasi masalah sosial, budaya yang di alami masyarakat dan informasi-informasi lain yang sekiranya perlu untuk ditampilkan. Media ini secara khusus dapat digunakan sebagai alat bantu penyajian bagi calon kepala daerah pada saat presentasi.
Ketentuan :
Berbentuk software berupa CD program presentasi bersifat multimedia, jumlah caption dan gambar disesuaikan dengan kebutuhan. Dapat digunakan dengan mudah pada saat presentasi oleh calon kepala daerah.

Liflet Calon Kepala Daerah. Liflet ini dibuat dengan resolusi gambar yang tinggi dengan teknologi digital printing terbaru, sehingga memiliki tampilan sangat menarik, warna disesuaikan dengan kebutuhan, objek jelas, pesan komunikatif, simpel dan praktis. Liflet ini berisi : visi dan misi, strategi pembangunan, strategi untuk mengatasi masalah sosial, budaya yang di alami masyarakat dan informasi-informasi lain yang sekiranya perlu untuk ditampilkan dalam liflet
Ketentuan :
Ukuran dapat ditentukan sesuai dengan keinginan misalnya (A4, A3, A1 dan A0).
Anggaran Penawaran
1. Pembuatan Film/ Video

  • Pra-Produksi : pembuatan naskah, skript dan shooting skrip, Pengumpulan bahan, perizinan chasiting……………….Rp. 25.000.000
  • Produksi : actual shooting, rekaman audio Sinkronisasi, pembuatan visual effect…………………..Rp. 25.000.000
  • Pasca Produksi : editing, penyuntingan gambar Pembuatan mastering, finishing Sub Total...………………..Rp. 50.000.000,

2. Pembuatan Program Komputer Presentasi :
(Desain templet, pengumpulan bahan, programing Desain grafis, animasi) Rp. 10.000.000,-

3. Pembuatan Liflet :
(Desain grafis, setting, layout, pencetakan sebanyak 10.000 @ Rp. 1500.-Rp. 40.000.000,-

Dengan demikian, total biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan film/video, Komputer Presentasi, dan Liflet adalah Rp. 100.000.000,- (Seratus juta rupiah)



Cepi Riyana, M.Pd,