Multimedia Production, Training & Consulting

Tuesday, June 06, 2006

PENGEMBANGAN PROGRAM VIDEO PEMBELAJARAN

RASIONAL
Teknologi informasi yang dewasa ini sedang digandrungi oleh masyarakat, telah mengalami tiga kali masa revolusi. Revolusi pertama adanya revolusi bidang Computasi atau berkaitan dengan penggunaan komputer untuk kegiatan yang sifatnya matematis. Revolusi yang kedua adanya networking atau masyarakat lebih mengenalnya dengan internet, sedangkan revolusi yang ke tiga disebut dengan perkembangan Multimedia.
Teknologi multimedia saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena fungsinya yang cukup beragam untuk berbagai kepentingan, seperti kepentingan bisnis, ekonomi, sosial termasuk juga pendidikan. Kekuatan multi media karena mampu menyajikan pesan secara lengkap meliputi unsur-unsur animasi, teks, gambar, video dan suara yang dapat digabungkan secara lengkap dan harmonis. Dengan kekuatan inilah pesan dalam suatu multimedia dapat mudah dicerna oleh user dan audience. Sehingga dengan kekuatan yang dimiliki mulimedia prospek dannurgensinya akan terus dibutuhkan dalam masyarakat.
Perkembangan teknologi multimedia di Indonesia, khususnya dalam dunia pendidikan, tidak begitu berjalan lancar. Terdapat hambatan yang cukup urgen yang dirasakan oleh masyarakat untuk memanfaatkan multimedia dala pendidikan dalam berbagai jenjang. Permasalahan yang tersebut terutama terkait dengan kesiapan sumber daya manusia yang berperan sebagai perancang, penembang, pengguna, dan sekaligus evaluator dalam dunia multi media untuk pendidikan. Sebagian besar pengelola lembaga pendidikan seperti juga di perguruan tinggi merasa awam terhadap penggunaan terutama pengembangan multimedia yang dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran.
Salah satu jenis yang termasuk dalam teknologi multimedia adalah teknologi video terutama pada fase pasca produksi yang lebih bersentuhan secara langsung dengan teknologi multimedia. Dalam pasca produksi ini termasuk didalamnya proses produksi video dan pembuatan animasi. Media video sebagai slah satu produk multimedia dewasa ini begitu populer, karena mamu merepresentasikan informasi secara lebih menarik kepada audience. Bertitik tolak dar pentingnya multimedia dalam dunia pendidikan sementara lemahnya sumberdaya untuk mengelola dan mn-creat media dalam pembelajaran, solusi yang efektif yang dapat dilakukan adalah mengembangkan video sebagai bagian dari media pembelajaran untuk berbagai kepentingan pembelajaran dalam upaya meningkatkan qualitas pembelajaran di BP PLS Jawa Barat.

PROSEDUR PENGEMBANGAN

Prosedur pengembangan media video dapat dilakukan dengan langkah-langkah yaitu (1) Analisis kebutuhan, (2) Identifikasi Fasilitas yang dibutuhkan, (3) Identifikasi Sumber Daya, (3) Lokakarya Penulisan Skript / Naskah, (4) Pelatihan Produksi Video (5) Kegiatan produksi.

FASILITAS
Studio Indor dan Outdor
Studio Ediitng : berfungsi untuk mengolah video hasil shooting menjadi produk jadi, dengan kemasan animasi dan visual efect dan grafis. Berfungsi juga untuk finalisasi video dan duplicating.
Multimedia video editing : Komputer Double Processor , Hardisk 1 tera, RAM 500, Video Capture Apid Express, Matrox RTX 1000, DVD Writer. Speaker Aktif, dll.
Kamera Video Broadcast high quality : SONY / Canon XL-1, Panasonic 3CCD.
Audio Video Mixer, dan Berbagai type Microphone.
SUMBER DAYA
Sumber daya yang dibutuhkan untuk pengembangan produksi video diantaranya :
Manajer Produksi : mengelola keseluruhan proses produksi, bersama staf marketing mendiseminasikan program, mengatur budgeting, mengatur job descripstion crew.
Scriptwriter : Bertugas untuk menghasilkan skript pembelajaran yang layak, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran PLS.
Sutradara : Bertanggung jawab secara operasional untuk menghasilkan produksi video pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan skenario, mengatur dan mengarahkan seluruh crew.
Kameraman : bertanggung jawab untuk menghasilkan gambar yang terbaik sesuai tuntutan skenario produksi.
Editor : Bertanggung jawan untuk menyunting gambar yang telah diambil di lapangan, bersama dengan sutradara menghasilkan produk akhir.
Crew yang lainnya : soudman, wardobe, lightingman, properties, pencatat adegan dll.

OUTPUT
Dihasilkannya produk video pembelajaran yang telah melalui proses validasi content specialist dan media specialist yang siap untuk digunakan di masyarakat dalam pembelajaran Luar sekolah. Karakteristik video yang dihasilkan yaitu : kejelasan pesan, menarik minat siswa, memiliki unsur hiburan (tidak menjenuhkan), sarat dengan muatan ilmu dan pengetahuan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home